Saturday, September 6, 2008

About Ka'bah

About Ka'bah
This is very useful and rare info...

"KAABA"The House of ALLAH in Makkah. The Kaa'ba is covered by a black cloth known as 'Kiswa', which is produced & changed every year. Special factory designed for the making of Kiswa in Makkah. It costs approx. SR 17million.The cloth is made of 670kgs of silver dyed black, about 120kgs of pure gold & 50kgs of silver used in writing the Qur'anic verses over the cloth. The total area of the cloth is 658sqr meter. Pls. forward this message so that every one knows this.

http://www.ziddu.com/download/2152120/GBKABAH.zip.html

And You can download free the pictures by klik here

Give me your comment below

RAHASIA DIBALIK ADZAN

RAHASIA DIBALIK ADZAN

Mengapa lidah kelu disaat kematian? tetapi kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Coba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yg nazak (hampir ajal) tidak dapat berkata apa- apa.. lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan 'sakaratul maut'.

Diriwayatkan sebuah hadis yg bermaksud: "Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya." Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa azan berkumandang.

Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati azan. Banyak fadhilatnya. Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri. Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri? Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan, All ah akan kelukan lidahnya ketika nazak.

Kita takut dengan kelunya lidah kita semasa ajal hampir tiba maka kita tidak dapat mengucap kalimah "Lailahaillallah.." yang mana sesiapa yang dapat mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya akan dicabut Allah dgn izinNya menjanjikan syurga untuk mereka. Dari itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut.

"Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah "Lailahaillallah.." semasa sakaratul maut menghampiri kami. Amin..amin.. amin Yarobbal a'lamin..

"WASIAT NABI MUHAMMAD S.A.W. kepada SAIDINA ALI R.A.
;Wahai Ali, bagi orang MUKMIN ada 3 tanda-tandanya:
1) Tidak terpaut hatinya pada harta benda dunia.
2) Tidak terpesona dengan bujuk rayu.
3) Benci terhadap kebohongan dan perkataan sia-sia..

Wahai Ali, bagi orang 'ALIM itu ada 3 tanda2nya:
1) Jujur dalam berkata-kata.
2) Menjauhi segala yg haram.
3) Merendahkan diri.

Wahai Ali, bagi orang yg JUJUR itu ada 3 tanda2nya:
1) Merahasiakan ibadahnya.
2) Merahasiakan sedekahnya.
3) Merahasiakan ujian yg menimpanya.

Wahai Ali, bagi org yg TAKWA itu ada 3 tanda2nya:
1) Takut berlaku dusta dan keji.
2) Menjauhi kejahatan.
3) Memohon yang halal kerana takut jatuh dalam keharaman.

Wahai Ali, bagi AHLI IBADAH itu ada 3 tanda2nya:
1) Mengawasi dirinya.
2) Menghisab dirinya.
3) Memperbanyakkan ibadah kepada Allah s.w.t.

Uang Rp 50.000 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak derma masjid, tetapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket. 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan bola sepak. Semua insan ingin memasuki syurga tetapi tidak ramai yang berfikir dan berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya.

Kita mengirimkan ribuan 'jokes' dan 'surat berantai' melalui e-mail tetapi bila mengirimkan yang berkaitan dengan ibadah seringkali berfikir 2 atau 3 kali. OLEH ITU JANGAN BIARKAN DIRI KITA INI MENJADI SEBAHAGIAN DARI KELUCUAN TERSEBUT, INSYA'ALLAH. Wassalam

Tolong Berikan Komentarnya

RAHASIA DIBALIK ADZAN

RAHASIA DIBALIK ADZAN

Mengapa lidah kelu disaat kematian? tetapi kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Coba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yg nazak (hampir ajal) tidak dapat berkata apa- apa.. lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan 'sakaratul maut'.
Diriwayatkan sebuah hadis yg bermaksud: "Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya." Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa azan berkumandang.
Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati azan. Banyak fadhilatnya. Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri. Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri? Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan, All ah akan kelukan lidahnya ketika nazak.
Kita takut dengan kelunya lidah kita semasa ajal hampir tiba maka kita tidak dapat mengucap kalimah "Lailahaillallah.." yang mana sesiapa yang dapat mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya akan dicabut Allah dgn izinNya menjanjikan syurga untuk mereka. Dari itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut.
"Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah "Lailahaillallah.." semasa sakaratul maut menghampiri kami. Amin..amin.. amin Yarobbal a'lamin..
"WASIAT NABI MUHAMMAD S.A.W. kepada SAIDINA ALI R.A.
;Wahai Ali, bagi orang MUKMIN ada 3 tanda-tandanya:
1) Tidak terpaut hatinya pada harta benda dunia.
2) Tidak terpesona dengan bujuk rayu.
3) Benci terhadap kebohongan dan perkataan sia-sia..
Wahai Ali, bagi orang 'ALIM itu ada 3 tanda2nya:
1) Jujur dalam berkata-kata.
2) Menjauhi segala yg haram.
3) Merendahkan diri.
Wahai Ali, bagi orang yg JUJUR itu ada 3 tanda2nya:
1) Merahasiakan ibadahnya.
2) Merahasiakan sedekahnya.
3) Merahasiakan ujian yg menimpanya.
Wahai Ali, bagi org yg TAKWA itu ada 3 tanda2nya:
1) Takut berlaku dusta dan keji.
2) Menjauhi kejahatan.
3) Memohon yang halal kerana takut jatuh dalam keharaman.
Wahai Ali, bagi AHLI IBADAH itu ada 3 tanda2nya:
1) Mengawasi dirinya.
2) Menghisab dirinya.
3) Memperbanyakkan ibadah kepada Allah s.w.t.
Uang Rp 50.000 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak derma masjid, tetapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket. 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan bola sepak. Semua insan ingin memasuki syurga tetapi tidak ramai yang berfikir dan berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya.
Kita mengirimkan ribuan 'jokes' dan 'surat berantai' melalui e-mail tetapi bila mengirimkan yang berkaitan dengan ibadah seringkali berfikir 2 atau 3 kali. OLEH ITU JANGAN BIARKAN DIRI KITA INI MENJADI SEBAHAGIAN DARI KELUCUAN TERSEBUT, INSYA'ALLAH.

Wassalam
Tolong Berikan Komentarnya di bawah ini

Nasihat Ibu Kepada Putrinya

Nasihat Ibu Kepada Putrinya

Seorang ibu menasihati putrinya menjelang pernikahan, ia berpesan:Putriku, engkau akan berpisah dengan ibu yang telah melahirkanmu. Engkau akan meninggalkan kehidupan tempat engkau tumbuh, engkau memasuki tempat yang tidak kau ketahui sebelumnya dan teman yang belum engkau kenali seutuhnya. Maka jadilah miliknya, dan berhati-hatilah dari pemiliknya. Jadilah engkau ibu baginya, niscaya ia akan menghamba dan membalasmu.Putriku, jagalah dihadapannya sepuluh nasihat ini, semoga menjadi simpanan dan pengingat untukmu.Pertama dan kedua: Bertemanlah dengannya dengan perasaan menerima, dan bergaulah dengan patuh dan taat kepadanya.Ketiga dan keempat: Jagalah pandangan mata dan penciuman hidungnya. Usahakan jangan sampai matanya melihatmu berbuat kejelekan, dan hidungnya jangan pernah mencium dari tubuhmu kecuali wewangian. Kelima dan keenam: Perhatikanlah waktu makan dan ketenangan diwaktu tidurnya. Karena rasa lapar membangkitkan emosi, dan tidur yang terganggu membuat marah. Ketujuh dan kedelapan: Jagalah hartanya, peliharalah keluarga dan kerabatnya. Karena menjaga harga merupakan cara bersahabat yang baik, sementara menjaga keluarga dan kerabat merupakan sifat yang agung dan mulia.Kesembilan dan kesepuluh: Jangan bocorkan rahasianya, dan jangan dustai perintahnya. Karena jika kau bocorkan rahasianya, kau tidak akan aman dari kemarahannya, dan jika kau dustai perintahnya akan mengobarkan emosinya.Janganlah bersikap senang dihadapannya, sementara ia bersedih. Dan jangan pula bersedih sementara ia bergembira. Karena sikap yang pertama merupakan kurangnya akhlak, dan sikap kedua mengingatkannya kepada kesedihan. Berbuat lebihlah dalam memuliakannya, niscaya ia pun akan lebih menghormatimu.Berbuatlah banyak menyetujui pendapatnya, niscaya ia pun akan lebih banyak menemanimu.Ketahuilah, jangan lakukan sembahyang sunah yang kau sukai, sebelum ia rida dengan apa yang kau lakukan, dan jadikan rasa sukanya seperti rasa sukamu kepada apa yang kamu cintai dan kamu benci.

Tolong Berikan Komentarnya Dibawah.

Nasihat Ibu Kepada Putrinya

Nasihat Ibu Kepada Putrinya

Seorang ibu menasihati putrinya menjelang pernikahan, ia berpesan:Putriku, engkau akan berpisah dengan ibu yang telah melahirkanmu. Engkau akan meninggalkan kehidupan tempat engkau tumbuh, engkau memasuki tempat yang tidak kau ketahui sebelumnya dan teman yang belum engkau kenali seutuhnya. Maka jadilah miliknya, dan berhati-hatilah dari pemiliknya. Jadilah engkau ibu baginya, niscaya ia akan menghamba dan membalasmu.Putriku, jagalah dihadapannya sepuluh nasihat ini, semoga menjadi simpanan dan pengingat untukmu.Pertama dan kedua: Bertemanlah dengannya dengan perasaan menerima, dan bergaulah dengan patuh dan taat kepadanya.Ketiga dan keempat: Jagalah pandangan mata dan penciuman hidungnya. Usahakan jangan sampai matanya melihatmu berbuat kejelekan, dan hidungnya jangan pernah mencium dari tubuhmu kecuali wewangian. Kelima dan keenam: Perhatikanlah waktu makan dan ketenangan diwaktu tidurnya. Karena rasa lapar membangkitkan emosi, dan tidur yang terganggu membuat marah. Ketujuh dan kedelapan: Jagalah hartanya, peliharalah keluarga dan kerabatnya. Karena menjaga harga merupakan cara bersahabat yang baik, sementara menjaga keluarga dan kerabat merupakan sifat yang agung dan mulia.Kesembilan dan kesepuluh: Jangan bocorkan rahasianya, dan jangan dustai perintahnya. Karena jika kau bocorkan rahasianya, kau tidak akan aman dari kemarahannya, dan jika kau dustai perintahnya akan mengobarkan emosinya.Janganlah bersikap senang dihadapannya, sementara ia bersedih. Dan jangan pula bersedih sementara ia bergembira. Karena sikap yang pertama merupakan kurangnya akhlak, dan sikap kedua mengingatkannya kepada kesedihan. Berbuat lebihlah dalam memuliakannya, niscaya ia pun akan lebih menghormatimu.Berbuatlah banyak menyetujui pendapatnya, niscaya ia pun akan lebih banyak menemanimu.Ketahuilah, jangan lakukan sembahyang sunah yang kau sukai, sebelum ia rida dengan apa yang kau lakukan, dan jadikan rasa sukanya seperti rasa sukamu kepada apa yang kamu cintai dan kamu benci.

Tolong Komentarnya.

Friday, September 5, 2008

BELAJAR DARI KELEDAI

BELAJAR DARI KELEDAI

Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam semetara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya); jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Ia mengajak tetangga-tetanggany a untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur. Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya. Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang- guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu. Sementara tetangga-2 si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri! Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, dsb) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran, dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan. Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah! Guncangkanlah hal negatif yang menimpa dan melangkahlah naik !!!


Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :
1. Bebaskan dirimu dari kebencian
2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
3. Hiduplah sederhana
4. Berilah lebih banyak
5. Berharaplah lebih sedikit
6. Tersenyumlah
7. Miliki teman seperti aku ^_^

See You

Batasan Waktu dari Khitbah Hingga nikah

Batasan Waktu dari Khitbah Hingga nikah
saya seorang pemuda 25 tahun yang kini bekerja sebagai relawan di salah satu yayasan Islam di Jakarta. Tiga bulan lalu saya meminang seorang gadis yang masih terhitung saudara jauh. Ia dan keluarganya menerimanya dan memberikan gambaran bahwa pernikahan kami secepat-cepatnya baru bisa dilaksanakan setelah dua tahun setengah lagi. Pertimbangan mereka karena memang pinangan saya masih dalam proses menghafal Al-Quran. Mereka pun takut jika menikah sebelum hafal keseluruhan Al-Quran, maka akan sulit mengkhatamkannya setelah menikah. Apalagi saya bukanlah penghafal Al-Quran. Walaupun memang saya ketika kuliah telah menghafal 1 juz namun sekarang Allah melupakannya.
Yang menjadi pertanyaan saya sekarang adalah; apakah ada batas waktu peminangan, mengingat saya takut ia berpaling ke lain hati dan saya yang sudah memiliki hasrat besar untuk segera menikah? Atas jawaban Ustadz saya ucapkan terima kasih, semoga Allah senantiasa mencurahkan perlindungan dan rahmat-Nya kepada ustadz sekeluarga. Amin.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, Washshalatu Wassalamu ‘Ala sayyidil Mursalin Wa ‘alaa ‘Aalihi Wa Ashabihi ajma’ien. Wa Ba’du
Tidak ada batas waktu tertentu tentang masa penantian setelah khitbah. Batas waktu itu ditentukan oleh pihak wali perempuan dan pihak peminang (laki-laki). Artinya, pihak perempuan harus menanyakan dengan pihak peminang (laki-laki) kapan akan menjalankan pernikahan setelah peminangan itu. Jika kedua belah pihak sepakat untuk menikah sampai ada target-target tertentu, seperti dalam kasus Saudara adalah sampai si perempuan hafal Al Quran, maka itulah rentang masa khitbah yang berlaku.
Pihak perempuan dalam hal ini, tidak boleh menerima pinangan orang lain, tanpa memutuskan dahulu proses waktu khitbah yang pernah diajukan oleh pihak laki-laki. Dan masalah ini, harus diperjelas dahulu antara dua belah pihak. Yakni, jika Anda setuju akan menunggu waktu hingga si perempuan menghafal seluruh Al Quran, maka hal itu harus disampaikan secara jelas sebagai bagian dari khitbah yang anda lakukan.
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh